Kinerja Rendah, Menko Perekonomian dan Menteri Keuangan Harus Dievaluasi*

​”Menko Perekonomian belum mampu mengkoordinasikan Kementerian-Kementerian di bawahnya.  Menko terlihat kebingungan. Lambatnya Pertumbuhan Ekonomi dan “pertarungan” kebijakan antar Kementerian menjadi titik utama kelemahan Menko. Misalnya,  Antara Kementerian Pertanian dan Perdagangan tidak sinkron. Antara Kementerian KUKM dan Kemendag serta Kementerian Perindustrian tidak saling menguatkan.  Bahkan terkesan “saling meniadakan.” Banyak sekali kelemahan kalau kita paparkan.  Untuk Itu butuh Menko yang kuat,  yang mampu mengkoordinasi, yang mampu mensinergikan kekuatan.”

“Salah satu Kementerian  di bawah Menteri Koordinator Perekonomian yang memiliki Kinerja rendah adalah Menteri  Keuangan. Pertumbuhan Ekonomi kita sangat lambat. Menkeu  selalu beralasan bahwa Pertumbuhan ekonomi dunia melambat,  permintaan rendah, dan lain-lain. Bahkan pernah mengatakan,  Upah kita kemahalan, produktivitas SDM rendah, dan semacamnya. Terlalu banyak retorika. Ini harus segera dievaluasi. Ingat loh,  Desember lalu Bu Menteri pernah mengatakan bahwa ‘Saya berjanji menerima pekerjaan sebagai Menteri Keuangan untuk membuat APBN yang bisa menciptakan masyarakat adil dan makmur.’

 Tapi mana buktinya?”
~~

*Sutia Budi*

Direktur Riset Global Base Review (GBR), Ketua Bidang Perekonomian & Moneter KORNAS FOKAL IMM,  Wakil Ketua STIE Ahmad Dahlan Jakarta.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s