Mayoritas Masyarakat Ingin Tetap Proporsional Terbuka 

Direktur Eksekutif Perludem Titi Anggraini
Mercusuardaily24 – Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat sebagai pembuat undang-undang tidak usah memperdebatkan kembali sistem pemilu. Pasalnya, usulan untuk mengganti proporsional terbuka ke proporsional tertutup atau proporsional terbuka terbatas hanya untuk meneguhkan hegemoni partai politik.

Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif Perludem Titi Anggraini di Jakarta, kemarin. Menurutnya, dari survei yang dilakukan Perludem pada 400 orang sebagai sampel, ternyata 86% memilih kandidat, sedangkan yang memilih partai hanya 14%.

Titi mengungkapkan alasan pemilih lebih menyukai memilih kandidat daripada partai politik ialah karena lebih memudahkan menge­nali calon dan mempermudah menagih janji atau program kampanye. Sementara itu, pemilih yang lebih suka memilih partai politik beralasan karena tidak terlalu tahu kandidatnya dan percaya partai akan memilih kandidat yang benar.

“Aspirasi ini harus didengar. Mayoritas responden lebih suka sistem proporsional terbuka. Mereka mau sistem yang bisa memfasilitasi mereka dapat memilih langsung kandidatnya,” pungkasnya.

Sumber: Media Indonesia

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s