Sejarah Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG)          (Bagian 2)

MERCUSUARDAILY24-Pada tanggal 7 Maret 1999, Ketua Umum DPP Partai GOLKAR, Ir. Akbar Tandjung, kemudian mendeklarasi GOLKAR Baru yang intinya adalah mengukuhkan GOLKAR sebagai partai baru di era reformasi. Partai GOLKAR melakukan langkah yang sungguh-sungguh untuk memutuskan hubungan model dan prilaku politiknya yang dimasa lalu (disconnecdtions) sesuai dengan harapan dan tuntutan masyarakat. Sedikitnya terdapat enam (6) komitmen yang dibangun Partai GOLKAR dengan Deklarasi tanggal 7 Maret 1999, yakni dengan mendiri partai baru, maka Partai GOLKAR menyatakan diri sebagai partai:

  1. Partai Golkar adalah Partai Terbuka ( Inklusif) bagi segenap golongan dan lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama, suku, bahasa, dan status sosial ekonomi. Keterbukaan GOLKAR diwujudkan secara sejati, baik dalam penerimaan anggota maupun dalam rekruitmen kader untuk kepengurusan dan penempatan pada posisi politik. Keterbukaan GOLKAR merupakan manifestasi dari wawasan kebangsaan yang dijunjungnya, yaitu suatu wawasan yang menolak segala bentuk primordialisme dan sektarianisme, baik nyata maupun terselubung. GOLKAR mengembangkan wawasan kemajemukan yang inklusif dalam pengertian keterbukaan dan kemajemukan yang mendorong dinamika dan persaingan yang sehat serta berorientasi pada kemajuan sehingga dengan visi ini GOLKAR senantiasa siap bersaing secara sehat.
  2. Partai Golkar adalah Partai Mandiri yang merupakan organisasi kekuatan sosial politik yang yang mampu mengambil setiap keputusan politik dan kebijakan organisasi tanpa campur tangan atau intervensi dari siapapun dan pihak manapun.PARTAI GOLKAR adalah partai yang independen, baik secara struktural maupun kultural. Secara struktural PARTAI GOLKAR tidak lagi mengenal lembaga Dewan Pembina, Dewan Pertimbangan, sistem tiga Jalur dan tidak lagi mengandalkan pada kekuatankekuatan yang ada diluar dirinya seperti paradigma lama. Demikin juga halnya musyawarahmusyawarah PARTAI GOLKAR, baik di tingakt pusat maupun daerah, keputusan-keputusan ini yang diambil pasti dan selalu bersifat yang mencerminkan secarah penuh kedaulatan di tangan anggota.
  3. Partai Golkar adalah Partai Demokratis. Sebagai partai yang demokratis GOLKAR senantiasa baik secara internal maupun eksternal betul-betul menjadi pelopor tegaknya kehidupan politik yang demokratis dan terbuka. Komitmen pada demokrasi ini merupakan manifestasi dari hadirnya kesadaran bahwa dalam masyarakat yang semakin demokratis dan terbuka, maka PARTAI GOLKAR akan survive bilamana ia juga demokratis dan terbuka. Dengan kata lain, PARTAI GOLKAR hanya akan tetap berjaya, jika di dalam tubuh organisasinya sendiri tegak kehidupan yang demokratis.
  4. Partai Golkar adalah Partai Moderat Sebagai partai yang Moderat GOLKAR senantiasa mengutamakan posisi tengah ( moderat ) dan tidak berorientasi ke kiri atau ke kanan secara ekstrem. Dengan demikian GOLKAR Baru mengembangkan sikap non-sektarian, bahkan dapat dikatan anti sektarian. Visi politik moderat adalah visi yang dianggap paling tepat dengan menyadari kenyataan sosiologis dan politis dari masyarakat Indonesia yang sangat majemuk.
  5. Partai Golkar adalah Partai yang Solid Sebagai partai yang solid GOLKAR secara utuh dan kukuh senantiasa berupaya mendayagunakan segenap potensi yang dimilikinya secara sinergis. Dengan visi ini, GOLKAR melakukan konsolidasi organisasi baik secara vertikal maupun horizontal dengna mengembangkan manajemen organisasi yang modern dan canggih. Hubungan dengan Orsosmasinal dan Orsinalmas dikembangkan dengan pendekatan Fungsional yang saling menguntungkan dalam hubungan kemitraan setara.
  6. Partai Golkar adalah Partai yang Mengakar Sebagai partai yang mengakar GOLKAR senantiasa mengupayakan agar para anggota dan kadernya tumbuh dan berkembang dari bawah berdasarkan azas prestasi, bukan berdasarkan atas kolusi dan nepotisme. Sebagai Partai yang didirikan oleh kelompokkelompok riil dalam masyarakat GOLKAR tumbuh dan berkembang dari rakyat dan didukung oleh rakyat.



Berdasarkan enam (6) komitmen tersebut, maka sejatinya kekuasaan itu pada dasarnya bersumber dari kita dan kita bukan perpanjangan tanpa kekuasaan. Dengan visi yang demikian maka GOLKAR Baru menolak apa yang dituduhkan beberapa kalanagan yang menggangap GOLKAR sebagai hanya mesin pengumpul suara dari pemerintah (The Ruler’s Party) seperti dalam paradigma lama. Partai GOLKAR adalah GOLKAR Baru yang terus mereformasi dirinya untuk menuju the rulling party atau partai yang darinya kekuasaan bersumber. Pola hubungan antara partai Golkar dan pemerintah dapat dikembangkan atas dasar hubungan fungsional antara infra dan supra struktur politik yang mempunyai keterkaitan erat. Rumusan hubungan tersebut secara sederhana dapat dikatakan hubungan yang bersifat konstruktif korektif atau korektif konstruktif. Dengan gambaran komitmen Partai GOLKAR tersebut diharapkan setiap anggota dan kader yakin bahwa Partai GOLKAR adalah partai yang besar, partai yang kuat dan partai yang selalu berakar di hatinya rakyat Indonesia.

Untuk mencapai terwujudnya harapan dan cita-cita Partai GOLKAR tersebut akan akan semakin kuat apabila didukung oleh seluruh kekuatan pendukung Partai GOLKARyang berada dalam seluruh lapisan masyarakat di seluruh Indonesia. Pada pemilihan umum 1999, kekuatan pendukung Partai GOLKARtelah membuktikan bahwa Partai GOLKAR masih harus terus diperhitungkan dan diperjuangkan dalam rangka Pengabdian Pada Bangsa dan Negara. Perolehan di MPR dan DPR membuktikan bahwa rakyat Indonesia masih mempercayai Partai GOLKAR sebagai partai politik untuk ikut serta membangun dan menyelamatkan bangsa dari krisis nasional. Beban tanggung jawab yang diberikan kepada Partai GOLKARmeminta partai untuk terus menerus harus menata diri dan melakukan kerja keras guna lebih berperan dalam pembangunan baru pada abad XXI.

Untuk mengejewantah paradigma barunya terutama dalam aspek pembaharuan struktur kelembagaan, maka dalam perspektif perlu kekuatan-kekuatan pendukung Partai GOLKAR sehingga Partai GOLKARmenjadi kekuatan riil dalam ikut menentukan perubahan yang lebih baik, adil, demokrasi, dan sejahtera. Segera membentuk organisasi-organisasi sayap untuk mengakarkan perannya ditengahtengah kehidupan nasional.

Pembentukan organisasi-organisasi merupakan kebutuhan Partai GOLKAR yang tidak bisa ditawar-twar. Pembentukan tersebut bertujuan untuk memperluas basis Partai GOLKAR di tengah-tengah masyarakat, yang dikembangkan berdasarkan kelompok-kelompok strategis seperti Pemuda dan mahasiswa, Wanita, Pekerja, Petani, Nelayan, Keagamaan, Seniman, Budayawan, dan kelompok swadaya masyarakat serta Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

Partai GOLKAR menyadari sepenuhnya bahwa generasi muda memiliki potensi dan posisi strategis yang sangat menentukan perkembangan bangsa dan negara ke masa depan. Apabila diorganisir secara terarah, baik dan maksimal, maka kaum muda menjadi kekuatan utama pembaruan dan kemajuan bangsa menuju harapan masyarakat Indonesia sebagaimana di cita-citakan. Partai GOLKAR menyadari sepenuhnya akan kuatnya potensi pemuda dalam lingkungan pendukung Partai GOLKAR. Itulah sebabnya potensi kaum muda perlu terus di galang secara nasional dan diwadahi di dalam wadah Sayap Pemuda Partai GOLKAR ditengah-tengah masyarakat serta melakukan kegiatan dalam kemajuan partai dan mati hidupnya partai.

Guna mendukung perjuangan Partai GOLKARsesuai dengan paradigma barunya tersebut, Rapat Pimpinan ke V menganggap bahwa begitu sangat mendesak dan prioritas untuk segera dibentuknya Sayap Pemuda Partai GOLKAR. Tuntutan pembentukan Sayap Pemuda Partai GOLKAR merupakan kebutuhan riil dan mendesak dari partai. Ia merupakan tuntutan hari ini dan masa depan yang berjalan konsisten dengan keinginan Partai GOLKAR untuk mewujudkan kehendak Paradigma barunya terutama dalam aspek penataan dan pembaharuan kelembagaan Partai GOLKAR ke depan.

Dalam rangka menyahuti RAPIM V Partai GOLKAR, maka secara aspiratif Rapat Koordinasi Nasional Bidang Pemuda Partai GOLKAR yang dilaksanakan di Jakarta pada tanggal 9-11 Februari 2002 menghasilkan keputusan yang sangat penting dan mendasar yaitu disepakati dan ditetapkannya pembentukan Angkatan Muda Partai GOLKAR (AMPG) sebagai sayap muda dilingkungan Partai GOLKAR. Deklarasi Angkatan Muda Partai GOLKAR (AMPG) menyatakan kehendak kaum muda Partai GOLKAR untuk terus memperjuangkan Partai GOLKAR dalam kehidupan masyarakat, bangsa dan negara. Segenap komponen kaum muda Partai GOLKAR yang merupakan bagian dari potensi kader bangsa menyadari sepenuhnya bahwa untuk melaksanakan tugas dan kewajiban mulia mewujudkan hari depan Indonesia yang lebih baik, menuntut Partai GOLKAR untuk makin mengakar dalam urat nadi kehidupan rakyat Indonesia. Kaum muda Partai GOLKAR menyadari mengakarnya Partai GOLKAR dalam kehidupan rakyat semakin meningkatkan respon dan antisipasi dalam menangkap tuntutan dan aspirasi rakyat dan memperjuangkan dengan segenap daya dan kekuatan. Dengan keyakinan itu, kaum muda Partai GOLKAR menyadari tanggung jawabnya untuk menyahuti tuntutan perjuangan kebangsaan Indonesia dan bertekad menjadi pilar utama dalam memperjuangkan Partai GOLKAR sebagai Partai yang memperjuangkan cita-cita luhur seluruh rakyat Indonesia, maka kaum muda Partai GOLKAR dengan ini menyatakan keberadaannya untuk menyatu dalam barisan utama Partai GOLKAR dan oleh karena itu menyatakan diri berhimpun di dalam wadah Angkatan Muda Partai GOLKAR (AMPG).

Sumber: Ampg.partaigolkar

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s